Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara gelar kegiatan Ngobrol Pilkada melalui program Bawaslu Ba Ronda (Baron Awasi Pilkada) di Bawaslu Sulut

Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara gelar kegiatan Ngobrol Pilkada melalui program Bawaslu Ba Ronda (Baron Awasi Pilkada) di Bawaslu Sulut

Giat Mobil "Ba Ronda" Bawaslu Sulut Ngobrol Pilkada, Siregar : Protokol Kesehatan Penting Dalam Tugas Pengawasan. 


Manado, Bawaslu Sulut - Bertempat di Rumah Alam Ringroad Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara gelar kegiatan Ngobrol Pilkada melalui program Bawaslu Ba Ronda (Baron Awasi Pilkada) di Bawaslu Sulut, Pimpinan Bawaslu RI Fritz Edward Siregar, SH, L.LM, PhD hadir sebagai Narasumber, Sabtu (21/11/2020) siang tadi di Rumah Alam Manado Adventure Park. 

Kegiatan Dialog Ngobrol Pilkada dilakukan secara Live Streaming melalui akun resmi media sosial Bawaslu Provinsi Sulut. 

Ngobrol pilkada yang dipandu Staf Divisi Hukum, Humas, Data dan  Informasi Bawaslu Sulut Patricia Kuhu,  SH, MH  ini berlangsung santai, lepas dan mengalir. Berbagai pertanyaan terkait pengawasan pilkada di tengah pandemi covid - 19, penerapan protokol kesehatan yang ketat, penegakan regulasi kepemiluan dan lain sebagainya  dapat secara lugas dijawab ke empat Narasumber. 

Didampingi Ketua Bawaslu Sulut DR. Herwyn J. Malonda, MH, MPd, Pimpinan Bawaslu Sulut Supriyadi Pangellu, SH, MH dan Awaludin Umbola, SHut, MAP, dan Kepala Sekretariat Bawaslu Sulut Aldrin Christian, S.STP, Pimpinan Bawaslu RI Fritz E. Siregar mengatakan meskipun masa kampanye Pilkada 2020 tak lama lagi selesai, bukan berarti pengawasan Bawaslu  terhadap kampanye yang berlangsung akan berkurang.

" Penerapan protokol kesehatan menjadi penting dalam kita melaksanakan fungsi pengawasan. Bukan saja hanya melaksanakan pengawasan untuk menjaga kesehatan peserta kampanye, tetapi juga untuk penyelenggara. Saya yakin kita semua ingin agar pilkada berlangsung dengan sehat, kita ingin pilkada berintegritas, dan oleh karena itu kesepakatan maupun kedisiplinan para pihak untuk menerapkan protokol kesehatan sangat dibutuhkan," Kata Siregar yang juga Koordinator Divisi Hukum, Humas, Data dan Informasi Bawaslu RI. 

Siregar juga mengajak para penyenggara negara lainnya seperti Kepolisian, KPU, Satgas Covid -19 dan TNI untuk intens saling berkoordinasi dalam penerapan protokol kesehatan. Menurutnya tindakan tegas para penyelenggara sangat dibutuhkan.

Ditempat yang sama, Ketua Bawaslu Sulut DR. Herwyn J. Malonda, MH, MPd menyampaikan Bawaslu Sulut telah mengeluarkan rekomendasi tertulis terkait kampanye yang tidak memperhatikan protokol kesehatan. 

"Terkait dengan penanganan pelanggaran kita sudah beberapa kali mengeluarkan peringatan tertulis oleh jajaran kita, sekaligus juga membubarkan kampanye yang tidak memperhatikan protokol kesehatan", ujar Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Sulut. 

Tampil juga sebagai Narasumber, Pimpinan Bawaslu Sulut Supriyadi Pangellu, SH, MH menuturkan Pilkada Sulut Tahun 2020 membutuhkan komitmen dari peserta pemilihan terhadap kepatuhan terhadap protokol kesehatan. 

"Terkait proses, Pilkada ini membutuhkan komitmen luhur, terutama peserta, peserta ini harus menjadi negarawan yang kemudian tanpa ada sanksi pun dalam kondisi bencana non alam, maka semua harus sepakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan", tutur Koordinator Divisi Hukum, Humas, Data dan Informasi Bawaslu Sulut. 

Sementara itu, Pimpinan Bawaslu Sulut Awaludin E. Umbola, SHut, MAP dalam kesempatan sebagai Narasumber menjelaskan berkaitan dengan politik uang harus bekerjasama dengan semua stakeholder. Hal ini bukan cuma tugas Bawaslu dan jajaran tetapi seluruh elemen masyakarat. 

"Terkait Politik uang ini jadi kerja bersama, tidak hanya tugas Bawaslu karena secara internal kami harus mengakui bahwa ketersediaan sumber saya manusia yang kami miliki di tingkatan TPS, Desa, Kecamatan dan Kabupaten tidak sebanding dengan jumlah pemilih yang ada di setiap Desa. Sehingga butuh kesadaran, butuh partisipasi publik, tokoh masyarakat, tokoh adat dan seluruh lapisan masyarakat di Sulawesi Utara untuk menkadikan politik usng sebagai musuh bersama. Ini adalah kejahatan demokrasi yang harus kita perangi, karena ini sebuah kejahatan yang akan merusak masa depan demokrasi Bangsa", jelas Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Sulut. 

Diketahui, Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Sekretariat Bawaslu Sulut Aldrin Christian, S. STP, Kabag P3SPH Bawaslu Sulut Yenne Janis, SH dan Kabag Pengawasan dan Humas Anggray S. Mokoginta, SH, Staf Sekretariat Bawaslu Sulut serta beberapa awak media TV, Cetak dan Elektronik.

Share