“Butuh kekompakan kita dalam melaksanakan tugas ini. Semua jajaran pengawas pemilihan harus ambil bagian karena ini terkait hak konstitusional warga negara yang kita kawal dan awasi,†ucap Pangellu
“Jadi teman-teman, terkait temuan netralitas yang melibatkan Penyelenggara, ASN, TNI dan Polri pada masa verfak harus segera diproses penanganannya. Lakukan sesuai prosedur,†tegas Kenly.
“Daftar pemilih ini sangat sering menjadi permasalahan dalam setiap pemilihan, bahkan banyak gugatan dilayangkan karena permasalahan ini. jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan atau memanipulasi daftar pemilih,†tegas Kenly.
Mereka yang menyatakan tidak mendukung ketika diverifikasi itukan ada potensi kalau bakal calon atau timnya melakukan tindak pidana pemalsuan dukungan, jadi saya tekankan awasi dengan serius," tutur Kenly
"Segera intruksikan untuk buat pemetaan dimana tempat atau lokasi yang memiliki tingkat rawan tinggi. Ingat harus sampai di tingkat desa dan kelurahan,untuk kita (Bawaslu) lebih fokus mengawasi tahapan ini,"ucap Kenly
Segala hal yang terkait dengan protokol covid-19 menjadi objek pengawasan. Ini karena kita mau menjaga pemilihnya, kalau ada petugas petugas datang tidak memakai standart kesehatan itu temuan. Nah jangan sampai Bawaslu sendiri yang tidak menggunakan
Wajib ada peningakatan kemampuan bagi kita (Bawaslu) untuk mendapatkan informasi sekuat-kuatnya dari non penyelenggara pilkada (Tenaga Kesehatan). Karena menjadi kunci sukses dan tidaknya peyelenggara pemilihan itu adalah kesehatan," ucap Masykur
Jadi bukan hanya memantau masyarakat atau peserta pemilu. Mereka pemantau, memantau secara keseluruhan. Termasuk kita para penyelenggara juga harus dipantau,"ucap Kenly saat memberi masukan dalam Diskusi SKPP Daring Bawaslu Sulut, Jumat (12/06/2020)
Mereka (Pemantau Pemilu) memberikan sumbangsi arah pemikiran, arah kebijakan, dan arah penegakan keadilan pemilu pada setiap pelaksanaan tahapan pemilu ataupun pilkada," ucap Umbolah