Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Sulut Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Komitmen Kebangsaan dan Persatuan

Sumber Foto: Humas Bawaslu Sulut

Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Kantor Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara, Senin (1 Mei 2026).

Manado, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Kantor Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara, Senin (1 Mei 2026).

Bertindak sebagai pembina upacara, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Sulut, Steffen S. Linu, membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi.

Dalam pidato tersebut disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi bagi seluruh rakyat Indonesia untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Hari ini, 1 Juni 2026, kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” ujar Linu saat membacakan pidato Kepala BPIP.

Ia menjelaskan, tema Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, yakni “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, merupakan penegasan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga dapat menjadi kontribusi nyata Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi bintang penuntun bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Di tengah ketidakpastian global, perkembangan teknologi yang pesat, hingga dinamika geopolitik dunia, Indonesia tetap mampu berdiri kokoh sebagai bangsa yang bersatu dalam keberagaman.

“Pancasila adalah jangkar moral kita dalam menghadapi turbulensi global. Indonesia menjadi contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan kelompok etnis dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” lanjutnya.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ini, seluruh elemen bangsa diajak untuk terus meneguhkan komitmen kebangsaan, memperkuat persatuan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, gotong royong, dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.

“Marilah kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas, kuat dalam persatuan, dan kokoh karena nilai-nilai kemanusiaannya. Selama darah Indonesia masih mengalir dalam tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi anak bangsa,” tutupnya.

Upacara yang berlangsung dengan khidmat tersebut turut dihadiri oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Sulut Aldrin A. Christian, Kepala Bagian Administrasi Greity Tuturoong, Kepala Bagian Pengawasan dan Humas Anggray S. Mokoginta, Kepala Bagian P3SPH Yenne Janis, serta seluruh jajaran staf Sekretariat Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara.

Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Sulut

Editor: Humas Bawaslu Sulut

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle