Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Sulut Siapkan Kolaborasi Strategis Bersama Universitas Muhammadiyah Manado

Sumber Foto: Humas Bawaslu Sulut

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara menerima kunjungan kelembagaan dari Universitas Muhammadiyah Manado (UMM) di Kantor Bawaslu Sulut, Rabu (3 Juni 2026).

Manado, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara menerima kunjungan kelembagaan dari Universitas Muhammadiyah Manado (UMM) di Kantor Bawaslu Sulut, Rabu (3 Juni 2026).

Rombongan UMM diterima langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara, Ardiles Mewoh, didampingi Anggota Bawaslu Sulut Steffen S. Linu dan Donny Rumagit, serta Kepala Bagian Pengawasan dan Hubungan Masyarakat, Anggray S. Mokoginta.

Pertemuan tersebut membahas rencana penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Bawaslu Sulut dan Universitas Muhammadiyah Manado yang dijadwalkan berlangsung pada 2 Juli 2026 mendatang.

Selain membahas kerja sama kelembagaan, kedua pihak juga mendiskusikan berbagai peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, termasuk pemanfaatan Kantor Bawaslu Sulut sebagai lokasi magang mahasiswa serta pelaksanaan praktik peradilan semu (moot court) yang berkaitan dengan kepemiluan dan demokrasi.

Pada kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Manado, Hariyanto, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Bawaslu Sulut. 

Menurutnya, kerja sama yang akan dibangun menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga penyelenggara pemilu, khususnya dalam pengembangan kapasitas mahasiswa melalui pengalaman praktik yang relevan dengan dunia kerja dan tata kelola demokrasi.

“Kerja sama ini diharapkan dapat membuka ruang yang lebih luas bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung terkait pengawasan pemilu, penguatan demokrasi, serta pengembangan kompetensi akademik dan profesional,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Sulut, Ardiles Mewoh, menyambut baik inisiatif kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa Bawaslu Sulut selalu terbuka untuk menjalin kolaborasi dengan perguruan tinggi sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem demokrasi yang partisipatif dan berkelanjutan.

“Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mencetak generasi muda yang kritis, berintegritas, dan peduli terhadap demokrasi. Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat bagi mahasiswa sekaligus mendukung penguatan pengawasan partisipatif di Sulawesi Utara,” kata Ardiles.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan produktif, serta menjadi langkah awal untuk memperkuat kemitraan antara Bawaslu Sulut dan Universitas Muhammadiyah Manado dalam mendukung pendidikan demokrasi, pengembangan sumber daya manusia, dan penguatan budaya demokrasi di Sulawesi Utara.

Turut hadir Kepala Bagian Kerja Sama UMM Febrianika, S.Farm., M.Farm, Kaprodi Hukum Tria Anggraini, S.H., M.H, Dosen Hukum Bayu S. Yunus, S.H., M.H dan Dosen Stefen R.A Taroreh, ST, MM.

Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Sulut

Editor: Humas Bawaslu Sulut

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle