P2P Tomohon 2026 Resmi Ditutup, Bawaslu Sulut Perkuat Pengawasan Partisipatif
|
Tomohon, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) – Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (Pencegahan, Parmas dan Humas) Bawaslu Sulut, Steffen S. Linu, secara resmi menutup kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 di Kota Tomohon yang berlangsung di Kantor Bawaslu Tomohon, Sabtu (6 Juni 2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat” tersebut diikuti oleh sejumlah peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa serta organisasi kepemudaan di Kota Tomohon. Program Pendidikan Pengawas Partisipatif merupakan salah satu upaya Bawaslu dalam memperkuat peran masyarakat sebagai mitra strategis pengawasan pemilu serta meningkatkan kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda.
Dalam arahannya saat menutup kegiatan, Linu menyampaikan bahwa partisipasi masyarakat menjadi salah satu kunci penting dalam mewujudkan proses demokrasi yang berintegritas dan berkualitas. Menurutnya, pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

“Melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif ini, kami berharap para peserta dapat menjadi agen pengawasan di lingkungan masing-masing, menyebarluaskan nilai-nilai demokrasi, serta turut menjaga proses Pemilu 2029 agar berlangsung secara jujur, adil, dan bermartabat,” ujar Linu.
Ia juga menekankan pentingnya membangun budaya pengawasan sejak dini, khususnya di kalangan generasi muda, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.
Kegiatan P2P 2026 di Kota Tomohon berlangsung secara interaktif melalui berbagai sesi diskusi, pemaparan materi, dan penguatan kapasitas peserta terkait kepemiluan, pengawasan partisipatif, serta peran masyarakat dalam pencegahan pelanggaran dan sengketa pemilu.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bawaslu Tomohon, Stenly J. Kowaas, dan Anggota Bawaslu Tomohon, Handy B. Tumiwuda dan Yossi C. Korah.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, Bawaslu berharap para peserta dapat menjadi bagian dari ekosistem pengawasan partisipatif yang aktif, kritis, dan berkomitmen dalam menjaga demokrasi yang bermartabat menuju Pemilu 2029.

Penulis: Humas Bawaslu Sulut
Foto: Humas Bawaslu Tomohon
Editor: Humas Bawaslu Sulut