Lompat ke isi utama

Berita

Orientasi PPPK Bawaslu Sulut, Herwyn Malonda Perkuat Pemahaman Nilai Dasar ASN BerAKHLAK

Sumber Foto: Humas Bawaslu Sulut

Koordinator Divisi SDM, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Bawaslu RI, Herwyn J.H. Malonda, menjadi narasumber pada kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bawaslu yang diselenggarakan Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara secara daring, Kamis (30/7/2026).

Manado, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) – Koordinator Divisi SDM, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Bawaslu RI, Herwyn J.H. Malonda, menjadi narasumber pada kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bawaslu yang diselenggarakan Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara secara daring, Kamis (30 Juli 2026).

Dalam sesi pembekalan tersebut, Herwyn menyampaikan materi bertajuk "Internalisasi Core Value ASN BerAKHLAK" sebagai bagian dari penguatan karakter dan budaya kerja Aparatur Sipil Negara di lingkungan Bawaslu.

Herwyn menegaskan bahwa setiap ASN, termasuk PPPK Bawaslu, memiliki tanggung jawab untuk memahami mandat konstitusional lembaga serta mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN dalam setiap pelaksanaan tugas. Menurutnya, integritas dan ketegasan menjadi fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu.

Ia menjelaskan bahwa Bawaslu memiliki mandat untuk mengawasi seluruh tahapan pemilu, mencegah terjadinya pelanggaran, serta menyelesaikan sengketa proses pemilu. Oleh karena itu, setiap pegawai harus mampu mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan secara profesional melalui peran sebagai supporting system yang andal.

Dalam paparannya, Herwyn juga menguraikan empat prinsip kerja pengawasan yang menjadi pedoman bagi seluruh jajaran Bawaslu, yakni integritas, netralitas, profesionalisme, dan sinergi. Keempat prinsip tersebut menjadi landasan dalam menjalankan tugas pengawasan secara objektif, independen, serta menjunjung tinggi etika dan akuntabilitas.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh peserta orientasi untuk memandang masa orientasi sebagai investasi dalam membangun kapasitas diri. Menurutnya, kompetensi, karakter, dan semangat belajar yang dibangun sejak awal akan menjadi bekal penting dalam mendukung terwujudnya pemilu yang demokratis, berintegritas, dan bermartabat.

Menutup penyampaiannya, Herwyn mengajak seluruh PPPK Bawaslu untuk terus menginternalisasi nilai-nilai BerAKHLAK dalam budaya kerja sehari-hari. Dengan semangat kebersamaan, profesionalisme, dan integritas, ia berharap seluruh pegawai dapat menjadi bagian dari penguatan kelembagaan Bawaslu dalam mengawal penyelenggaraan demokrasi yang berkualitas.

Foto: Humas Bawaslu Sulut

Editor: Humas Bawaslu Sulut

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle